CV Hostingwebid | Jasa Pembuatan Website

Apa saja jenis web server?

Apa saja jenis web server?

Apa Saja Jenis Web Server? 6 Rekomendasi Yang Populer Digunakan

Apa saja jenis web server? Sebelumnya, server merupakan sistem komputer yang dirancang sedemkian rupa untuk penyimpanan data. Sementara web server merujuk pada perangkat lunak alias software yang difungsikan untuk menyajikan dat situs browser maupun klien.

Adapun jenis-jenis web server populer yang masih diandalkan mencakup:

1.     Apache

Apache merupakan yang kali pertama diperkenalkan pada 1995 dirancang untuk sistem operasi UNIX. Web server ini sudah kompatibel untuk SSL, PHP, serta access control. Per 2020, Apache yang bisa dipakai untuk desktop dan mobile mendominasi 30 persen konten yang ada di dunia maya.

2.     Sun Java System

Berikutnya ada Sun Java System berbasis open-source yang pengoperasiannya dianggap praktis. Visual bersih yang disokong Graphical User Interface (GUI) memungkinkan pengguna buat mengatur, mengkonfigurasi, sampai memantau web server lebih mudah.

3.     Nginx

Apa saja jenis web server berikutnya? Mari berkenalan dengan Nginx. Web server iini cocok buat situs bertrafik tinggi karena performanya yang bagus. Fitur-fitur yang tersedia pada Nginx mencakup access control, URL rewriting, reverse proxying, file serving, dan lain sebagainya.

4.     Lighttpd

Lighttpd yang juga berbasis open-source hanya bisa Anda operasikan pada komputer yang sistem operasinya adalah Unix dan Linux maupun turunannya. Tak hanya pangaturan CPU load yang cukup efisien, web server ini membawa fitur URL writing, SCGI, serta output-compression.

5.     Internet Information Services

IIS, yang juga dikenal sebagai web server, cukup populer di kalangan pengguna Windows 2000 serta Windows 2003. Web server ini sudah mendukung sejumlah komponen serta fitur seperti DNS dan TCP/IP. Selain itu, IIS merupakan satu-satunya web server yang kompatibel dengan platform Windows maupun .NET.

6.     Litespeed

Banyak orang yang mengklaim bila Lifespeed menghadirkan perforrma berkali-kali lebih cepat ketimbang Apache.

Kemudian, fitur ini dapat menahan serangan Distributed Denial of Service (DDoS), di mana peretas berusaha membuat server kesulitan dalam melayani permintaan informasi.

Semoga daftar ini menambah wawasan Anda seputar apa saja jenis web server!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Klik to Chat WhatsApp
Jasa Website Jasa Iklan Jasa SEO